Kenapa Goal Setting itu Penting.?

Banyak orang yang ingin sukses dalam kehidupannya tapi mereka mengabaikan hal yang sangat penting untuk mencapai tujuannya terserbut.

Hal sering kali orang abaikan yaitu men-setting goal dalam hidupnya. Mereka berpikiran bahwa mana mungkin hal sepele itu bisa menjadikan seseorang untuk sukses. Atau kadang mereka berfikir, “Ah ngapain sih harus melakukan yang kayak gituan”.

Padahal menurut penelitian orang yang menetukan GOAL dalam hidupnya memiliki presentase kemungkinan sukses  lebih besar daripada yang tidak melakukannya.

Sampai di sini masih menganggap GOAL SETTING tidak penting..?

Kalau iya,  maka sebaiknya Anda teruskan membaca email ini…

Kalau diibaratkan orang yang tidak memiliki GOAL itu seperti layang-layang yang putus talinya. Mereka bergerak tak tentu arah.

Goal it sangat penting…

Anda  sering lihat pertandingan sepakbola…? Setiap pemain berlatih keterampilan hanya satu tujuan yaitu mencetak GOAL atau menjaga agar tim lawan tidak mencetak GOAL ke gawangnya (eh… itu satu apa dua ya..he..he)

Apa jadinya kalau kalau gawang yang menjadi target GOAL dihilangkan. Tentu saja sangat tidak menarik.

Sebagus apapun gocekan Lionel Messi atau sehebat apapun tendangan Christiano Ronaldo kalau mereka tidak mencetak GOAL maka itu akan menjadi sisa-sia dan membosankan. Dan GOAL itulah yang menjadi acuan sebuah tim donobatkan sebagai juara  atau pecundang.

Begitupun dalam kehidupan sehari-hari goal itu sangat penting. Ada orang yang bilang, “Saya mah gak perlu ngoyo kejar target, buat GOAL, jalani aja hidup ini kayak air mengalir aja”.

Hmm… sekilas seperti benar, tapi bagaimana saat air itu mengalir ke jurang atau ke tempat yang tidak diinginkan, maka menjalani hidup seperti air mengalir bukanlah cara yang aman.

Saya contohkan misalkan Anda bekerja sebagai karyawan, mungkin gaji sekarang cukup untuk kehidupan sehari-hari. Untuk sekolah anak, beli rumah, beli kendaraan cukuplah.

Bagi Anda prinsipnya jalani aja kehidupan seperti air yang mengalir. Gak perlu keluar dari zona nyaman cari target yang gak jelas.

Tapi tiba-tiba Anda dihadapkan pada kenyataan yang di luar perkiraan. Entah itu orang tua sakit memerlukan biaya pengobatan ratusan juta. Atau Anda mengalami kecelakan dan memerlukan biaya pengobatan cukup besar. (Mudah-mudahan ini tidak terjadi).

Apakah masih berfikir bahwa hidup ini harus jalani seperti air mengalir…?

Baik sekali lagi saya tekankan bahwa Goal itu sangat penting. Mudah-mudahan Anda juga sekarang memilki keyakinan yang sama.

Kalau Anda sudah meyakini bahwa GOAL itu penting, sekarang tinggal belajar bagaimana cara men-setting goal yang benar.

Itu ada ilmunya juga. Makanya silakan lanjutkan membaca email ini sampai tuntas…!

Dalam men-setting Goal itu harus SMART (Spesific, Measurable, Achievable, Realistic, Time Range)

Mari saya jelaskan satu per satu biar Anda tidak bingung.

1. Specific

Jadi yang namanya goal itu harus detail karena otak bawah sadar kita hanya merepon sesuatu yang sangat jelas dan spesifik. Misalkan Anda menentukan GOAL “ingin kaya”. Maka GOAL itu akan membuat otak Anda bingung karena ukuran kaya itu sangat relatif dan samar.

Beda lagi kalau Anda menyebutkan ingin memiliki kekayaan   1 TRILYUN. Maka seketika otak bawah sadar Anda juga lebih mudah mencernanya.

Apakah Anda merasakannya…?

2. Measurable.

Goal itu harus bisa terukur. Misalkan Anda seorang penjual property yang menginginkan penghasilan 100 Juta per bulan. Anda mendapatkan komisi sebesar 10 juta setiap berhasil menjual satu buah rumah.

Saat Anda menentukan GOAL penghasilan 100 Juta,  maka WAJIB menjual 10 rumah dalam 1 bulan. Itulah yang dimaksud bahwa GOAL harus terukur.

3. Achievable.

Goal harus juga disesuaikan dengan kemampuan untuk mencapainya. Walaupun terkadang ada orang-orang yang mampu mendapatkan pencapain diluar batas logika. Tapi itu jarang terjadi.

Maka saat mensetting GOAL pastikan bahwa Anda bisa mencapainya dengan kemampuan yang Anda miliki saat ini. Atau ada orang yang pernah mencapainya sehingga Anda bisa belajar darinya.

Misalkan Anda menetukan penhasilan Rp. 1 MILYAR dalam satu bulan ke depan, sementara penghaslan Anda saat ini baru Rp. 500.000, itu sangat susah untuk dicapai. Walaupun mungkin saja bisa saja itu tercapai entah itu kalau dapat warisan… ataupun ada orang kaya GILA yang ngasih Anda uang 1 MILYAR..he..he…

Ketika penghasilan Anda saat ini Rp. 500.000 mensetting GOAL untuk bisa dapat penghasilan Rp.10.000.000 itu lebih “Achievable”.

4. Realistic

Hampir sama dengan ACHIEVABLE “Realistic” juga maksudnya GOAL harus disesuaikan dengan keadaan Anda saat ini. Kalau Anda punya GOAL  bulan depan jadi orang terkaya di Indonesia sementara sekarang masih belum punya bisnis , maka itu tidak realistis dan mustahil untuk mencapainya.

5. Time Range.

Goal itu harus memiliki jangka waktu. Dengan begitu akan lebih jelas otak menunjang apa yang menjadi GOAL Anda.

Kalau misalkan anda punya GOAL, “Pokoknya saya ingin punya rumah suatu saat nanti.”

“Suatu saat nanti” itu tidak jelas. Dan otak akan kebingungan untuk meresposnnya.

Coba kalau Anda tentukan GOAL Anda dengan lebih detail maka akan beda hasilnya.

Misalkan Saya harus punya rumah 2 lantai seharga 5 Milyar pada tangga 31 Desember 2019.

Apa yang rasakan dalam otak Anda…? Tentu saja berbeda.

Nah itulah cara  men-setting GOAL yang bisa  diterapkan dalam kehidupan Anda.

Seperti saat ini Anda menetukan GOAL untuk menjadi pebisnis. Maka tentukan GOAL yang ingin dicapai.

Miisalkan :

  • Ingin punya ruamah seharga 1 Milyar.
  • Ingin berangkat haji bareng keluarga
  • Membeli Mobil merek XXX seharga 1 Milyar
  • Penghasilan 100 Juta sebulan.
  • Atau apapun itu.

Tulis saja sebanyak-banyaknya jangan ragu dan jangan takut tidak akan tercapai.

INGAT…. semuanya harus ditulis.

Karena kalau hanya disimpan dalam pikiran, kadang sering terlupakan dan tentu saja tidak akan efektif.

Setelah itu tentukan dari sekian banyak GOAL yang Anda tuliskan, 3 Goal yang menjadi cita-cita terbesar Anda. Anda bisa melingkarinya untuk memilih 3 GOAL tadi.

Tentukan pula jangka waktu yang Anda tetapkan untuk mencapai GOAL tersebut. Satu tahun, dua tahun terserah Anda. Kalau bisa, tuliskan tanggal berapa Anda akan mencapai GOAL tersebut

Tapi sekali lagi semuanya harus tertulis agar otak bawah sadar Anda merespon dan tergerak untuk mencapainya..

JANGAL LUPA pula, dan ini yang sering kali terlewatkan. Bawa GOAL-GOAL tadi dalam setiap do’a Anda

Karena hakekatnya kita itu makhluk yang lemah yang senantiasa membutuhkan pertolongan Alloh Subhanahu Wata’ala.

Sehebat apapun ikhtiar kita untuk mengejar GOAL, tapi kalau tanpa kehendakNya, maka semuanya tidak akan jadi NYATA.

Nah… saya kira tips ini sangat mudah, bukan….?

Untuk itu segera praktekan sekarang juga.

Saya ingin tahu hasilnya,  maka kirimkan GOAL  yang telah Anda buat ke  nomor WA saya.

Selamat mencoba….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *